Rabu, 11 April 2012

Just Info Gan, copas dari @kaskus.us


Thread ini dibuat untuk memperlihatkan salah satu alternatif yang dapat kita lakukan untuk menjaga bumi kita, yaitu dengan memilih makanan yang ramah lingkungan dimana dalam proses produksi dan distribusinya tidak membutuhkan energi dan menghasilkan polusi yang begitu besar. 

Spoiler for Latar Belakang

Sebenarnya banyak sekali cara yang dapat dilakukan untuk menjaga bumi kita. Kita, sebagai masyarakat umum, sebagian besar mendapatkan informasi tersebut melalui artikel, berita, dan iklan masyarakat pada media massa. Selama ini yang seringkali diinformasikan adalah cara-cara umum, mulai dari cara yang paling simpel atau berskala individu (seperti hemat listrik, hemat air, kurangi penggunaan plastik dll) hingga ke skala nasional bahkan dunia (seperti mencegah adanya konversi kawasan konservasi hutan). Namun tanpa disadari, sebenarnya dari kebutuhan dasar pun, yaitu dari “apa yang kita pakai” (sandang), “apa yang kita makan” (pangan)” dan “bagaimana tempat tinggal kita” (papan) pun, kita dapat berkontribusi terhadap ‘kesehatan’ bumi kita. Pada thread ini, saya ingin menekankan pada “apa yang kita makan”, karena makan adalah kegiatan yang kita lakukan sehari-hari, namun banyak orang (termasuk saya) yang tidak memperhatikan apa yang mereka makan, dari mana makanan tersebut berasal serta bagaimana makanan tersebut diproses, padahal kesemuanya itu jika ditelusuri lebih dalam memiliki dampak yang cukup besar terhadap bumi. Bahkan seringkali makanan-makanan yang kita makan adalah makanan yang paling merusak (baik dari bahan maupun kemasannya).


Quote:
Merubah cara makan dapat menjadi salah satu cara yang paling krusial (sekaligus tricky) dalam menjaga bumi kita. Sebenarnya tidak banyak usaha yang perlu kita lakukan. Lihat saja cara-cara simpel ini :
Quote:
1.Membeli makanan lokal
Spoiler for membeli makanan lokal

Kenapa ?

Makanan lokal tidak memerlukan pengiriman jarak jauh dengan menggunakan truk dan kapal laut yang membutuhkan banyak penggunaan bahan bakar. Dengan begitu, makanan ini tidak menambah polusi serta emisi gas rumah kaca. Bandingkan saja kalau kita makan steak yang dagingnya lokal (dikirim dari peternakan sapi lokal) dengan daging yang diimpor dari US. Dengan perbedaan jarak yang sebegitu jauhnya, tentu penggunaan energi serta polusi yang dihasilkan saat pengiriman pun akan jauh berbeda. Menurut treehugger.com polusi yang dihasilkan oleh 15 kapal angkut terbesar sama dengan polusi yang dihasilkan 760 juta mobil. Hal ini disebabkan oleh kandungan sulfur yang tinggi terkandung dalam bahan bakar kapal.
Quote:
2.Belilah makanan-makanan segar yang memang sedang ‘musim’ nya
Spoiler for Belilah makanan-makanan segar yang memang sedang ‘musim’ nya

Kenapa ?

Makanan segar yang memang sedang ‘musim’ nya tidak perlu disimpan pada cold storageselama berbulan-bulan atau dikirim dari belahan dunia lain yang memang sedang musimnya. Dengan begitu, banyak energi listrik dan bahan bakar yang dihemat. Banyak koki-koki top yang bersedia mengubah menu mereka sesuai musimnya agar mereka mendapatkan kualitas bahan makanan terbaik setiap tahunnya.
Quote:
3.Belilah makanan yang eco-friendly 
Spoiler for Belilah makanan yang [I]eco-friendly[/I]

Kenapa ?

Makanan yang eco-friendly seperti makanan organik tidak menggunakan banyak pestisida dan herbisida untuk membuatnya bebas dari hama dan rumput liar. Selain itu, makanan ini pun tidak membutuhkan pupuk yang dibuat dari bahan petrokimia. Dengan begitu, mereka mengurangi jumlah penggunaan bahan kimia yang menyerap pada tanah. Lalu bagaimana membedakan yang organik dan yang bukan? di beberapa supermarket, biasanya makanan organik tersebut diberikan tanda khusus
Quote:
4.Pilihlah makanan yang tidak terlalu banyak menggunakan kemasan
Spoiler for Pilihlah makanan yang tidak terlalu banyak menggunakan kemasan

Kenapa ?

Makanan segar sebenarnya tidak perlu dibungkus satu persatu menggunakan plastik dan styrofoam. Hal tersebut hanya akan menambah volume sampah yang sudah menumpuk di rumah. Cara termudah untuk mengurangi sampah di rumahmu adalah dengan menghindari membawa sampah tersebut ke rumahmu. Kita dapat membiasakan membawa reusable bag dan membeli buah-buahan di pasar (karena biasanya buah2 di pasar tidak pernah dibungkus satu per satu). Kalaupun membeli di supermarket, kita dapat meminta pelayan untuk memasukkan buah langsung ke dalam tas yang kita bawa.
Quote:
5.Sering-seringlah memasak dengan menggunakan bahan mentah
Spoiler for Sering-seringlah memasak dengan menggunakan bahan mentah

Kenapa ?
Ini terkait dengan poin sebelumnya tentang mengurangi penggunaan kemasan. Kalau di Australia, mereka dapat memilih membeli selusin snack pasta ukuran kecil yang masing2 dibungkus dengan tube plastik atau satu bungkus pasta ukuran besar. Cara kedua memiliki jumlah makanan yang sama dengan yang pertama, tapi dengan jumlah sampah yang lebih sedikit. Bahan mentah juga biasanya di jual tanpa kemasan, sehingga tidak menghasilkan sampah yang berlebih. Kalau disini, kita dapat memilih bahan mentah yang segar dan bukan makanan kalengan. Misalnya : belilah jagung segar, bukan jagung kalengan yang telah dipotong-potong.
Quote:
6.Pilihlah makanan yang tidak terlalu banyak komposisi bahan-bahannya
Spoiler for Pilihlah makanan yang tidak terlalu banyak komposisi bahan-bahannya

Kenapa ?

Perlu diingat bahwa pemrosesan makanan, ada penggunaan energi dalam dua cara yaitu (1) saat memotong, mencampur dan memasak bahan-bahan tersebut dan (2) saat mengirim bahan-bahan tersebut. Produk dengan bahan-bahan yang lebih sedikit tentu membutuhkan energi (listrik, gas, minyak) yang lebih sedikit.
Spoiler for bahasan

Artikel ini sebenarnya hanya untuk memberikan gambaran bahwa banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjaga bumi kita. Dari makanan yang kita pilih pun sebenarnya kita dapat berkontribusi terhadap ‘kesehatan’ bumi kita. Tidak banyak effort yang harus dilakukan sebenarnya, hanya perlu meluangkan waktu sedikit untuk memilah dan memilih. Perubahan kecil yang dapat kita lakukan pada akhirnya tentu dapat memberikan perubahan besar. Namun semua itu dikembalikan kepada pribadi masing-masing. Menurut saya pribadi, cara yang paling mudah dilakukan adalah cara no.1 dan 4. Selain paling simpel dan applicable di Indonesia, kontribusinya pun paling besar dalam mengurangi dampak negatif terhadap bumi 

Rabu, 04 Januari 2012

5 Kanker yang Sering Menyerang Anak

Jakarta, Kanker bukan cuma penyakit orang dewasa saja, melainkan juga bisa menyerang anak-anak meski memang jumlahnya tidak terlalu banyak. Meski semua bagian tubuh bisa kena kanker, ada jenis kanker yang memang lebih sering ditemukan pada anak.

"Kanker anak cuma 2-4 persen dari seluruh kasus kanker pada manusia. Tapi kanker menyebabkan 10 persen kematian pada anak," kata dr Mururul Aisyi, SpA dari Staf Medik Fungsional Hematologi-Onkologi Anak RS Kanker Dharmais dalam penyuluhan kanker anak di Jakarta Barat, Selasa (20/12/2011).

Seperti disampaikan oleh dr Mururul, berikut ini 5 jenis kanker yang paling sering ditemukan pada anak.

1. Leukemia (kanker darah)
Dibanding jenis kanker lainnya, leukemia atau kanker darah putih merupakan jenis kanker yang paling banyak ditemukan pada anak-anak. Berdasarkan perkembangan penyakitnya, leukemia akut lebih banyak menyerang anak-anak dibandingkan leukemia kronis.

Gejala yang perlu diwaspadai pada leukemia adalah pucat atau lesu, demam tanpa sebab yang jelas serta perdarahan baik berupa mimisan maupun bintik-bintik merah di kulit seperti pada demam berdarah. Jika menemukan tanda-tanda tersebut, segera ajak anak periksa darah ke puskesmas atau rumah sakit.

Jika terlambat mendapatkan pengobatan, sel-sel kanker bisa menyebar ke hati dan ginjal sehingga perut anak tampak membesar. Persebaran sel kanker pada leukemia juga bisa mencapai tulang, gusi dan bahkan buah zakar pada anak laki-laki.

Quote:
Originally Posted by Pencegahan
Sebuah penelitian terbaru menyebutkan bahwa pemberian jeruk (orange) dan pisang (banana) secara rutin kepada bayi dapat mengurangi resiko leukimia (kanker darah) pada bayi. Hal yang sama juga untuk makanan yang mengandung kunyit (turmeric).
sumber: http://www.kamusilmiah.com/pangan/je...egah-leukimia/
2. Retinoblastoma (kanker mata)
Jenis kanker yang menyerang mata ini umumnya terjadi pada bayi hingga usia 5 tahun, paling banyak di usia 2-3 tahun. Sama seperti leukemia, retinoblastoma atau kanker mata ini juga bisa menyebar hingga tulang, sumsum tulang belakang maupun sistem saraf pusat.

Gejala yang sering muncul pada stadium awal kanker mata adalah sindrom mata kucing (white pupil), juling (strabismus), dan peradangan jaringan mata (cellulitis). Bola mata yang tampak menonjol (bupthalmos) menunjukkan bahwa kanker sudah berada pada stadium lanjut.

Quote:
Originally Posted by Pengobatan dan Pencegahan
Pengobatan tergantung kepada ukuran dan lokasi tumor.
Tumor yang kecil bisa diobati dengan bedah laser.
Terapi penyinaran dan kemoterapi digunakan pada tumor yang telah menyebar ke luar mata.

Jika kanker tidak memberikan respon terhadap pengobatan, mungkin perlu diangkat.
Jika kanker hanya menyerang satu mata, maka keseluruhan bola mata diangkat bersamaan dengan sebagian nervus optikus.
Jika kanker menyerang kedua mata, digunakan teknik bedah mikro khusus untuk mengangkat atau menghancurkan tumor, sehingga kedua mata tidak harus diangkat. Atau salah satu mata diangkat dan pada mata yang lainnya dilakukan terapi penyinaran atau bedah mikro (untuk mengendalikan tumor).
sumber: http://medicastore.com/penyakit/1052...oblastoma.html

PENCEGAHAN
Jika di dalam keluarga terdapat riwayat retinoblastoma, sebaiknya mengikuti konsultasi genetik untuk membantu meramalkan resiko terjadinya retinoblastoma pada keturunannya.
Pemeriksaan mata dilakukan setiap 2-4 bulan.
Jika kanker kembali kambuh, kemoterapi bisa diulang.
3. Osteosarkoma (kanker tulang)
Kanker tulang atau osteosarkoma sering terjadi pada usia menjelang remaja atau di atas 10 tahun, paling sering ditemukan pada usia 15-19 tahun. Jika dipilah berdasarkan jenis kelaminnya, anak laki-laki cenderung lebih berisiko mengalami kanker ini dibandingkan perempuan.

Gejala awal kanker tulang hampir mirip seperti rematik pada orang dewasa, yakni nyeri yang hebat dan tidak hilang-hilang (persisten) terutama di waktu malam. Bedanya, nyeri tersebut berasal dari tulang terutama lengan atas atau paha atas, bukan dari sendi seperti halnya rematik.

Selain itu, tulang yang sudah terserang kanker akan menjadi rapuh sehingga mudah sekali mengalami patah tulang. Agar kanker tulang tidak menyebar, untuk saat ini belum tersedia pilihan lain kecuali amputasi pada bagian yang sudah digerogoti kanker.

Quote:
Originally Posted by Pencegahan
Sedang upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah, ibu-ibu hamil sebaiknya menghindari radiasi, menghindari polusi dan asap rokok, selalu menyantap makanan sehat dan menghindari makanan yang mengandung bahan-bahan kimia tambahan, mengurangi konsumsi lemak, serta membiasakan anak-anak untuk hidup sehat, menyantap makanan sehat, terlindung dari polusi.
sumber: http://rumahkanker.com/pencegahan/de...pada-anak-anak
4. Neuroblastoma (kanker saraf)
Kanker yang menyerang jaringan saraf simpatis ini mendominasi 10 persen dari seluruh kasus kanker pada anak. Kebanyakan ditemukkan pada bayi baru lahir hingga usia 4 tahun, dengan perbandingan kasus pada anak laki-laki 1,2 kali lebih banyak daripada anak perempuan.

Ciri-ciri yang menandakan gejala awal neuroblastoma antara lain benjolan di perut serta perdarahan pada mata. Perdarahan pada amata akan memberi warna kebiruan di sekutar kantong mata, sehingga disebut sebagai sindrom mata rakun (racoon's eye syndrome).

5. Limfoma Malignum
Kanker yang menyerang jaringan limfoid ini paling sering ditemukan pada anak usia 7-10 tahun. Anak laki-laki cenderung lebih rentan dibanding anak perempuan untuk terkena jenis kanker ini, dengan perbandingan antara 2,5 berbanding 1.

Ciri-ciri awalnya adalah benjolan sebesar 2 cm atau lebih di sekitar leher, ketiak dan pangkal paha tanpa disertai nyeri. Benjolan itu sering mendesak rongga dada sehingga menyebabkan penderitanya mengalami sesak napas.

Quote:
Originally Posted by Kanker bisa disembuhkan
Kanker Anak Bisa Disembuhkan

Kanker pada anak bukan lagi penyakit yang mengerikan. Bahkan, penyakit kanker darah yang banyak diderita anak-anak dan dulu bisa dikatakan vonis mati itu kini dapat diobati sehingga penderita bisa sembuh. Semakin dini kanker ditemukan, peluang anak untuk sembuh kian besar.

Harapan sembuh menjadi lebih besar apabila anak penderita kanker dapat melewati masa hidup sesudah pengobatan paling sedikit 5 tahun (5-year survival), bahkan pada beberapa jenis kanker, memerlukan waktu lebih dari 5 tahun.

Penanganan dan pengobatan kanker pada anak tergantung jenis dan stadiumnya. Secara garis besar tidak jauh berbeda dengan pengobatan pada orang dewasa, yaitu gabungan antara operasi (mengangkat tumor), kemoterapi, dan radiasi, selain pengobatan suportif dan rehabilitasi pasca-operasi.

Pengobatan kanker pada anak bukan semata-mata memperpajang umur, tetapi selalu diupayakan mencapai kesembuhan.

Harapan untuk sembuh dan tetap bertahan hidup itu pula yang menjadi semangat anak-anak penderita kanker dalam menjalani masa pengobatan yang menelan waktu berbulan-bulan, bahkan beberapa tahun. Dukungan orangtua dan orang-orang di sekitarnya sangat berarti bagi mereka.

Di Indonesia, sudah ada Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI)yang peduli akan kanker pada anak. Kanker pada anak dapat diobati dan diupayakan sembuh bila ditemukan lebih dini. YOAI memfokuskan pada pentingnya deteksi dini kanker pada anak dan pemahaman orangtua akan gejala-gejala kanker pada anak.
sumber: http://indonesiaindonesia.com/f/8010...i-kanker-anak/
Bahaya ya Gan sekarang kanker gk cuma nyerang orang gede aja